Petugas U.S. Customs and Border Protection (CBP) menggagalkan penyelundupan khat seberat 847 pon di Baltimore/Washington International Thurgood Marshall Airport, Maryland. Penyelundupan besar ini melibatkan dua warga negara Amerika Serikat asal New York yang tiba dengan penerbangan dari London pada 13 Agustus lalu.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan resmi CBP, pengungkapan bermula ketika kedua pelancong tersebut membawa enam koper besar berisi tumpukan daun kering yang awalnya dikira sebagai daun teh biasa. Setelah menjalani pemeriksaan lanjutan dan uji laboratorium, barang bukti tersebut positif mengandung khat atau Catha edulis.
Total keseluruhan barang haram yang disita mencapai 847 pon atau sekitar 384 kilogram dengan estimasi nilai pasar mencapai USD 100.000. Setiap pelaku kedapatan membawa enam koper jenis soft-sided yang dipadati penuh oleh daun stimulan tersebut sebelum akhirnya diamankan petugas bea cukai.
Berdasarkan analisis Kabayan News, modus penyelundupan narkotika melalui bagasi penumpang komersial dalam volume masif tergolong jarang terjadi namun menunjukkan pola kejahatan transnasional yang semakin agresif. Mengutip pernyataan Port Director CBP Baltimore Adam Rottman, pihak berwenang menegaskan komitmen memperketat pengawasan perbatasan.
Tanaman khat dikenal sebagai stimulan jenis amfetamin yang mengandung zat adiktif berbahaya seperti cathinone dan cathine berdasarkan catatan Drug Enforcement Administration (DEA). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan telah mengklasifikasikan khat sebagai obat terlarang sejak tahun 1980 karena memicu berbagai gangguan kesehatan serius.