Pelatih Inter Milan Cristian Chivu melontarkan sindiran menohok kepada Juventus dan AC Milan jelang pekan krusial Serie A. Komentar tersebut menyoroti arti sebenarnya dari duel papan atas mengingat performa kedua klub raksasa Italia itu pada musim kompetisi sebelumnya.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pengamatan Redaksi, pernyataan Chivu muncul ketika Inter Milan baru saja menghadapi Napoli sementara Juventus dijadwalkan bertanding melawan AC Milan. Sang pelatih mempertanyakan standar penentuan laga penentu gelar juara mengingat Juventus dan AC Milan gagal finis di zona Liga Champions pada musim lalu.
"Apa arti head-to-head? Apakah melawan empat besar klasemen atau laga tradisional? Karena Milan dan Juventus finis begitu jauh di belakang tahun lalu," ujar Chivu mengutip laporan Tuttosport.
Dari analisis Redaksi, sindiran tersebut merujuk pada kesuksesan Como dan AS Roma yang justru finis di atas Juventus serta AC Milan pada klasemen akhir musim lalu. Chivu menegaskan bahwa peta kekuatan Serie A kini telah bergeser dan tidak lagi bisa diukur semata-mata dari sejarah masa lalu.