Paris Saint-Germain terpaksa mengubah status laga perdana Ligue 1 melawan Rennes menjadi laga tandang ke Roazhon Park akibat kerusakan parah pada rumput Stadion Parc des Princes. Keputusan pemindahan venue tersebut diambil setelah gelombang panas ekstrem melanda wilayah Paris sepanjang musim panas ini dan membuat permukaan lapangan tidak memenuhi standar keamanan pemain.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan resmi klub, rentetan gelombang panas luar biasa mempercepat kerusakan rumput kandang PSG tersebut. Otoritas Ligue de Football Professionnel bersama manajemen klub langsung melakukan inspeksi lapangan mendadak pada hari Rabu, 19 Agustus, sebelum akhirnya memutuskan pertukaran status kandang dan tandang demi keselamatan fisik para atlet.
Pengamatan Redaksi menunjukkan krisis lingkungan di Prancis turut berdampak langsung pada infrastruktur olahraga profesional. Gelombang panas ketiga yang melanda negara tersebut sejak akhir Juli lalu menciptakan kondisi darurat sehingga LFP menyimpulkan bahwa memaksakan pertandingan di Parc des Princes dapat membahayakan keselamatan pemain.
Manajemen klub kini harus bekerja cepat merampungkan perbaikan total rumput stadion sebelum menjamu AS Monaco pada 4 September mendatang. Pasukan Luis Enrique harus memulai misi mempertahankan gelar juara domestik melalui perjalanan tandang yang tidak terduga pada hari Minggu, 23 Agustus.