Strategi transfer Liverpool dalam memburu penyerang Paris Saint-Germain Bradley Barcola akhirnya terungkap ke publik melalui laporan jurnalis kenamaan Ben Jacobs. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, The Reds sengaja memainkan taktik berisiko dengan menunggu hingga detik-detik akhir bursa transfer demi menekan harga sang pemain.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →"Jika Liverpool terus menunggu, perasaan mereka adalah Barcola berada dalam posisi tidak menguntungkan karena PSG telah mendatangkan Ferran Torres, Mika Godts, dan Maghnes Akliouche," ujar Ben Jacobs sebagaimana dikutip dari talkSPORT pada Selasa (18/8). Meski demikian, pendekatan ini dinilai penuh risiko lantaran jendela transfer bisa saja ditutup sebelum kesepakatan tercapai.
Mengutip laporan lanjutan, manajemen klub Merseyside tersebut merasa berada di atas angin karena sang winger asal Prancis dikabarkan sangat berkeinginan pindah ke Anfield. PSG sendiri berada dalam situasi pelik karena mereka sudah memperkuat lini depan, meski klub raksasa Prancis tersebut memiliki kekuatan finansial cukup kuat untuk mempertahankan pemain hingga 2027.
Dari analisis Kabayan News, pola negosiasi sabar ini mengingatkan publik pada kasus transfer Marc Guehi dari Crystal Palace musim lalu yang akhirnya batal pada hari penutupan. Klub asuhan pelatih kepala harus ekstra berhati-hati agar taktik mengulur waktu ini tidak menjadi bumerang ketika berhadapan dengan klub pemilik harga tinggi seperti PSG.