Combiendetemps News Combiendetemps News
/home / politik / Trump Raih Persetujuan Awal Bangun...
POLITIK

Trump Raih Persetujuan Awal Bangun Monumen Busur di Washington

Rencana pembangunan proyek monumen busur setinggi 76 meter oleh Donald Trump di Washington

Rencana pembangunan proyek monumen busur setinggi 76 meter oleh Donald Trump di Washington

Washington adalah kota yang sunyi, tetapi rencana-rencana besar selalu membawa kegaduhan. Menurut laporan Associated Press, rencana Presiden Donald Trump untuk membangun sebuah busur kemenangan yang akan mengubah cakrawala ibu kota negara memenangkan persetujuan awal pada hari Kamis dari sebuah komisi federal penting. Namun, para anggotanya memilih menunda keputusan mengenai apakah undang-undang pembatasan tinggi bangunan federal harus diterapkan pada proyek ini.

Meskipun ada penolakan publik yang sangat besar, National Capital Planning Commission tetap memilih untuk menyetujui lokasi awal dan rencana bangunan untuk busur setinggi 76 meter tersebut. Berdasarkan cetak biru yang ada, sang presiden dari Partai Republik itu ingin membangunnya di sebuah bundaran lalu lintas di ujung Virginia dari Memorial Bridge dari Washington. Proyek ini adalah satu dari beberapa ambisi Trump untuk membentuk kembali bagian-bagian ibu kota negara sesuai keinginannya.

Para staf komisi sebenarnya telah merekomendasikan dalam laporan mereka agar komisi memberikan persetujuan tersebut dan meminta serangkaian perubahan. Tujuannya adalah agar busur tersebut mematuhi Height of Buildings Act. Perubahan yang disarankan mencakup pendistribusian kembali ketinggian antara struktur utama busur, atap yang dapat dihuni tempat dek observasi direncanakan, dan patung-patung yang akan memuncakinya. Namun, para komisaris yang dipimpin oleh ketua Will Scharf memilih untuk melanjutkan diskusi mengenai apakah undang-undang tersebut memang berlaku.

Menurut laporan staf, komisi telah lama menerapkan undang-undang tersebut dalam proses persetujuannya. Namun, Scharf mengatakan bahwa pemohon, yaitu Interior Department, telah memberikan analisis hukum yang memberikan argumen meyakinkan bahwa undang-undang tersebut tidak mengikat pemerintah federal. Interior Department adalah lembaga yang mengawasi tanah federal tempat busur itu akan dibangun.

"Pandangan saya adalah bahwa, hari ini, kita hanya mempertimbangkan proyek ini untuk persetujuan awal dan, sebagai akibatnya, tidak perlu bagi kita untuk mengambil masalah yang lebih luas ini tentang berlakunya Height of Buildings Act untuk konstruksi federal sampai pertemuan kita berikutnya paling cepat," kata Scharf sebelum pemungutan suara dilakukan. Delapan dari 12 komisaris memilih setuju, satu menolak, dan tiga lainnya abstain.

Sementara para komisaris bersidang, pekerjaan terus berjalan di tempat lain. Menurut pengamatan di lapangan, konstruksi berlanjut di White House untuk ruang dansa senilai 400 juta dolar yang sedang dibangun Trump. Para pekerja juga menggantung terpal di atas kolom-kolom batu di pintu masuk utara kediaman tersebut untuk mengikis lapisan cat lama.

Beberapa orang yang bersaksi menentang proyek Trump menyatakan keberatan mereka untuk membangun busur perayaan yang begitu dekat dengan tanah pemakaman suci Arlington National Cemetery. Michael Lemmon, seorang veteran perang Vietnam dan sejarawan arsitektur yang telah menggugat di pengadilan federal untuk menghentikan pembangunan tersebut, mengatakan bahwa busur itu akan melecehkan ingatan mereka yang beristirahat di sana. Trump sendiri menyatakan bahwa busur tersebut akan merayakan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat.

Para penentang juga menilai ukuran busur itu terlalu besar dan akan mengganggu pemandangan yang dirancang dengan cermat antara Lincoln Memorial dan Arlington National Cemetery, yang melambangkan penyatuan kembali Utara dan Selatan setelah Perang Saudara. Busur tersebut direncanakan memiliki tinggi lebih dari dua kali lipat Lincoln Memorial dan mendekati setengah dari tinggi Washington Monument. Selain itu, masalah lalu lintas kendaraan dan keselamatan pejalan kaki turut menjadi sorotan.

Mengenai masalah anggaran, Trump tahun lalu menyatakan bahwa busur tersebut dapat dibayar dengan dana yang tidak terpakai dari ratusan juta dolar yang ia kumpulkan dari korporasi dan donor kaya untuk ruang dansa White House. Namun, belakangan diketahui bahwa beberapa uang publik juga akan digunakan untuk proyek ruang dansa serta busur tersebut. Hingga kini, pihak White House belum merilis perkiraan biaya resmi untuk pembangunan busur kemenangan tersebut.

// TOPICS
#donald_trump #washington #amerika_serikat #national_capital_planning_commission #arsitektur #politik_internasional
Tim Jurnalis Nasional & Internasional

Tim Redaksi Combiendetemps News terdiri dari jurnalis berpengalaman yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, berdedikasi untuk menyajikan berita harian terlengkap dan terpercaya. Dari politik di Senayan hingga peristiwa di pelosok negeri, dari ekonomi makro hingga budaya lokal, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas setiap harinya.