Combiendetemps News Combiendetemps News
/home / politik / Sisi Lain Perselingkuhan, Ketika...
POLITIK

Sisi Lain Perselingkuhan, Ketika Kontrol Abusif Memicu Keputusan Nekat

Perselingkuhan akibat kontrol abusif dan gaslighting dalam rumah tangga

Perselingkuhan akibat kontrol abusif dan gaslighting dalam rumah tangga

Pandangan umum mengenai perselingkuhan sering kali menempatkan pelakunya sebagai pihak yang sepenuhnya salah tanpa melihat akar permasalahan di dalam relasi tersebut. Sebuah pengalaman pribadi dari seorang penulis yang mendapati sahabatnya berselingkuh telah mengubah cara pandangnya terhadap kesetiaan dan dinamika rumah tangga yang toksik.

Berdasarkan pengamatan Redaksi, stigma sosial selalu melabeli pelaku perselingkuhan sebagai sosok yang egois dan tidak bertanggung jawab, sebagaimana sering digambarkan dalam berbagai karya seni dan budaya pop. Namun, analisis Redaksi menunjukkan bahwa tidak semua kasus perselingkuhan lahir dari sekadar dorongan hawa nafsu atau sifat destruktif semata, melainkan ada tekanan psikologis mendalam yang kerap diabaikan.

Kisah bermula ketika seorang wanita bernama Kelly terjebak dalam pernikahan bersama seorang suami yang gemar melakukan gaslighting, merendahkan, hingga memasang sensor pengawas di setiap sudut rumah. Perlakuan tersebut secara perlahan mengikis kesehatan mental Kelly, membuatnya merasa tidak berharga, dan merusak kendali atas kehidupannya sendiri.

Ketika tekanan mental mencapai puncaknya, keputusan untuk berselingkuh justru diambil oleh Kelly bukan semata untuk mencari kesenangan, melainkan sebagai bentuk perlawanan dan cara untuk merebut kembali otonomi atas tubuhnya yang telah lama direnggut oleh sang suami. Berdasarkan catatan penelitian sosiologi, tindakan mencari validasi di luar nikah kerap menjadi respons psikologis terhadap kekuasaan dan kontrol abusif di dalam rumah tangga.

Pencarian mendalam melalui berbagai literatur dan kisah nyata memperkuat fakta bahwa sebagian besar wanita yang berselingkuh dalam situasi serupa melakukannya karena harga diri mereka telah dihancurkan oleh pasangan sendiri. Pada akhirnya, fenomena ini membuka ruang diskusi yang lebih luas bahwa tidak semua persoalan rumah tangga dapat diadili secara hitam putih tanpa memahami konteks kekerasan emosional yang menyertainya.

// TOPICS
#perselingkuhan #hubungan_abusif #psikologi #sosiologi #gaslighting #keluarga #otonomi_diri
Jurnalis Daerah & Budaya - Spesialis Isu Lokal dan Kearifan Tradisional

Ratna Dewi Lestari adalah jurnalis yang mendalami isu-isu daerah dan kebudayaan Indonesia. Dengan latar belakang sebagai antropolog budaya, ia memiliki pemahaman mendalam tentang kearifan lokal, adat istiadat, dan dinamika sosial di berbagai wilayah Nusantara. Liputannya yang dekat dengan masyarakat akar rumput menjadikannya jembatan antara peristiwa daerah dan audiens nasional. Ia juga aktif meliput pariwisata, seni tradisional, dan isu lingkungan di berbagai daerah di Indonesia.