Combiendetemps News Combiendetemps News
/home / sport / Liverpool Ajukan Tawaran 50 Juta...
SPORT

Liverpool Ajukan Tawaran 50 Juta Poundsterling, Ditolak Brighton

Brighton tolak tawaran Liverpool untuk transfer Yankuba Minteh

Brighton tolak tawaran Liverpool untuk transfer Yankuba Minteh

Proses transfer Yankuba Minteh dari Brighton ke Liverpool dikabarkan menghadapi jalan terjal setelah manajemen The Seagulls secara tegas menolak tawaran senilai 50 juta poundsterling dari klub Merseyside tersebut. Penolakan ini menjadi pukulan telak bagi direktur olahraga Liverpool, Richard Hughes, yang tengah berkejaran dengan waktu untuk memperkuat skuad asuhan Andoni Iraola.

Berdasarkan analisis Redaksi, kebutuhan Liverpool akan penyerang sayap baru menjadi sangat mendesak setelah kepergian Mohamed Salah serta kegagalan mengamankan sejumlah target utama di bursa transfer musim panas ini. Praktis, perburuan alternatif kini menjadi fokus utama klub demi menghindari krisis pemain depan.

"Brighton tidak menunjukkan keturunan untuk memberikan diskon kepada Liverpool yang sedang berada dalam situasi terdesak," demikian laporan dari berbagai jurnalis terkemuka Inggris mengonfirmasi sikap tegas klub asal selatan tersebut.

Sebelumnya, Liverpool sempat memiliki kesempatan merekrut Minteh pada tahun 2024 ketika sang pemain meninggalkan Newcastle United sebelum akhirnya berlabuh di Brighton dengan harga 30 juta poundsterling. Kegagalan memanfaatkan peluang masa lalu kini membuat The Reds harus membayar harga jauh lebih mahal di tengah situasi yang semakin mendesak.

Dengan kompetisi Liga Inggris yang sudah di depan mata dan sisa waktu bursa transfer yang semakin menipis, tekanan kini sepenuhnya berada di pundak manajemen Liverpool. Publik suporter tentu berharap klub segera menemukan solusi konkret sebelum jendela transfer resmi ditutup.

// TOPICS
#liverpool #brighton #yankuba_minteh #bursa_transfer #richard_hughes #premier_league
Jurnalis Daerah & Budaya - Spesialis Isu Lokal dan Kearifan Tradisional

Ratna Dewi Lestari adalah jurnalis yang mendalami isu-isu daerah dan kebudayaan Indonesia. Dengan latar belakang sebagai antropolog budaya, ia memiliki pemahaman mendalam tentang kearifan lokal, adat istiadat, dan dinamika sosial di berbagai wilayah Nusantara. Liputannya yang dekat dengan masyarakat akar rumput menjadikannya jembatan antara peristiwa daerah dan audiens nasional. Ia juga aktif meliput pariwisata, seni tradisional, dan isu lingkungan di berbagai daerah di Indonesia.