Pertandingan Eredivisie antara FC Utrecht dan Go Ahead Eagles dihentikan secara permanen pada Sabtu akibat aksi suporter melempar kembang api serta gelas ke area lapangan hijau. Berdasarkan laporan resmi operator liga, laga lanjutan tersebut dijadwalkan ulang pada Selasa pukul 14.00 waktu setempat tanpa kehadiran penonton di stadion.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Sebelum laga dihentikan wasit, Go Ahead Eagles unggul sementara dengan skor 1-3 atas tuan rumah. Keputusan penghentian diambil setelah insiden lemparan kembang api yang membahayakan keselamatan pemain disusul hujan gelas plastik dari tribun penonton.
Direktur Utama FC Utrecht Edo Keuning menyatakan kekecewaannya atas insiden mencoreng citra klub tersebut. "Tindakan melempar kembang api ke arah lapangan sangat tidak dapat diterima dan membahayakan keselamatan pemain, karyawan, serta suporter," ujarnya.
Manajemen klub memastikan bakal mengusut tuntas insiden tersebut melalui rekaman kamera pengawas stadion. "Kami memiliki rekaman dan akan melakukan segala upaya mengidentifikasi para pelaku serta mengambil tindakan tegas," tambahnya.
Pengamatan Redaksi menunjukkan ketegangan dini suporter pada awal musim kompetisi kerap memicu sanksi tegas dari otoritas sepak bola Belanda. Pengelola Eredivisie berkomitmen menerapkan zero tolerance terhadap segala bentuk pelanggaran ketertiban di stadion.