Mahasiswa perguruan tinggi di Amerika Serikat mulai meninggalkan budaya pesta malam dan beralih ke tren gaya hidup sehat atau wellness makeover. Berdasarkan pengamatan Redaksi, pergeseran perilaku ini didorong oleh pengaruh media sosial serta paparan konten kreator dewasa yang dikonsumsi sejak usia dini.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Data dari platform kebugaran ClassPass menunjukkan reservasi latihan pada hari Jumat dan Sabtu malam melonjak tajam dalam beberapa tahun terakhir. Sekitar 53 persen generasi muda kini lebih memilih memesan sesi olahraga dibandingkan menghabiskan malam dengan minuman beralkohol di klub.
"Saya tidak pergi berpesta karena para pembuat konten yang saya tonton sudah berusia 26 hingga 28 tahun seperti orang tua atau sudah menikah, sehingga hidup saya terbiasa bangun pagi dan berolahraga," ujar Zoey, mahasiswi DePaul University.
Selain kebugaran fisik, para mahasiswa juga menerapkan rutinitas pagi yang terstruktur serta memperhatikan penampilan saat hadir di kampus. Cami, mahasiswi Northeastern University, menyatakan bahwa mengenakan pakaian rapi membantu membangun suasana positif untuk mengawali hari.
Meskipun dikelilingi oleh algoritma digital yang kuat, sebagian mahasiswa mulai menyadari pentingnya membatasi waktu layar demi kehidupan nyata. Mereka berupaya menemukan gaya personal di tengah gempuran tren digital yang serba cepat.