Pelanggaran Gencatan Senjata yang Terus Memakan Korban Jiwa
Gencatan senjata yang dimediasi oleh Amerika Serikat sejak Oktober tahun lalu tampaknya kian rapuh setelah militer Israel meluncurkan rentetan serangan baru di beberapa wilayah Gaza. Dalam insiden terbaru, sebuah pesawat tanpa awak (drone) seketika menghantam sebuah mobil yang melintas di Jalan al-Rashid, Khan Younis, dan merenggut dua nyawa warga sipil di lokasi kejadian.
Tak jauh dari lokasi tersebut, wilayah al-Mawasi yang menjadi tempat pengungsian juga tidak luput dari sasaran bom hingga menewaskan dua orang lainnya yang sedang berlindung di dalam tenda. Sementara itu, pihak Rumah Sakit al-Shifa di Kota Gaza melaporkan sepasang suami istri turut tewas setelah apartemen tempat tinggal mereka hancur dihantam drone militer.
Read Also
Komite Persatuan Nelayan setempat menambahkan bahwa tiga nelayan Palestina mengalami luka tembak akibat serangan drone dari arah laut saat mereka sedang melaut di lepas pantai Kota Gaza. Agresi teranyar ini menambah panjang daftar panjang kekerasan, dengan total korban luka di seluruh wilayah kantong tersebut mencapai 22 orang dalam satu hari saja.
Kementerian Kesehatan di Gaza mencatat bahwa pelanggaran gencatan senjata oleh tentara Israel telah menewaskan setidaknya 1.072 orang dan melukai 3.463 lainnya sejak kesepakatan damai dimulai. Dengan tambahan angka ini, total akumulasi korban tewas di Gaza sejak meletusnya konflik pada Oktober 2023 kini telah menembus 73,098 jiwa, sementara korban luka-luka melonjak hingga 173.571 orang.