Pelanggaran Gencatan Senjata Picu Lonjakan Korban Jiwa di Gaza
Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa rumah sakit di seluruh wilayah kantong yang terkepung tersebut telah menerima 16 jenazah warga Palestina. Tujuh di antaranya merupakan korban langsung dari serangan terbaru pasukan Israel, sementara sembilan korban lainnya baru berhasil dievakuasi dari bawah puing-puing bangunan yang hancur.
Pihak kementerian juga mencatat ada 16 orang lainnya yang mengalami luka-luka dalam periode yang sama, sementara proses evakuasi masih terhambat karena tim medis dan pertahanan sipil kesulitan menjangkau lokasi. Insiden mematikan ini tetap terjadi meski Israel dan Hamas sebelumnya telah menyepakati 'gencatan senjata' yang dimediasi oleh Amerika Serikat sejak Oktober lalu.
Read Also
Data resmi menunjukkan bahwa berbagai pelanggaran gencatan senjata oleh militer Israel telah menewaskan 1.066 orang dan melukai 3.445 lainnya sejak kesepakatan damai tersebut diberlakukan. Secara keseluruhan, total korban tewas akibat agresi Israel di Gaza sejak Oktober 2023 kini telah menembus angka 73.090 jiwa, dengan korban luka mencapai 173.550 orang.
Di samping meluncurkan serangan, militer Israel terus memperluas wilayah kendalinya di dalam teritorial Gaza dan mengeluarkan perintah pengosongan paksa bagi warga sipil. Negosiasi perdamaian fase kedua yang mencakup penarikan pasukan Israel dan perlucutan senjata Hamas hingga kini masih menemui jalan buntu akibat perbedaan prinsip kedua belah pihak.