Di Los Angeles, angin bertiup pelan saat kabar itu muncul. Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta peninjauan terhadap panduan referensi ilmiah yang digunakan oleh para hakim federal. Panduan tersebut berkaitan dengan kasus-kasus perubahan iklim. Trump menulis di akun Truth Social miliknya bahwa buku itu berisi informasi salah yang menyebabkan kerugian besar bagi negara.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →"Bangsa kita berhak mendapatkan Fakta dan Sains, bukan Penipuan Politik dan Sains Palsu tentang Iklim," ujar Trump dalam unggahannya. Berdasarkan keterangannya, ia memerintahkan pejabat terkait untuk memeriksa hal tersebut secara mendalam. Tidak ada penjelasan lebih rinci mengenai tindakan spesifik yang dimaksud.
Menurut laporan Reuters, Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi saat dimintai keterangan. Sebelumnya, lembaga peradilan federal telah menarik satu bab tentang perubahan iklim dari manual referensi tersebut. Langkah ini diambil setelah sejumlah jaksa agung dari Partai Republik menilai materi itu memojokkan perusahaan bahan bakar fosil.
Federal Judicial Center menerbitkan manual edisi keempat tersebut bersama National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine pada bulan Desember. Para hakim bergantung pada buku ini saat menghadapi kesaksian para ahli. Bab yang dipersoalkan itu ditulis oleh Jessica Wentz dan Radley Horton dari Columbia Law School untuk membantu hakim menilai bukti sains iklim.