Anak laki-laki Gen Alpha menunjukkan obsesi baru terhadap gaya rambut yang terinspirasi dari tren media sosial seperti TikTok. Berbagai istilah baru mulai dari low taper, blowout taper, hingga textured fringe mendominasi percintaan para remaja dan anak-anak usia 8 hingga 14 tahun yang ingin tampil modis.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pengamatan Redaksi, platform digital seperti TikTok telah menggantikan peran katalog salon konvensional bagi generasi muda. Anak-anak kini datang ke barbershop bukan lagi membawa majalah, melainkan menunjukkan video pendek di ponsel pintar mereka sebagai acuan gaya rambut idaman.
Menurut barber asal Nashville, Edgar Hernandez, para klien mudanya menginginkan kombinasi volume serta tekstur di bagian atas kepala dengan sisi rambut yang tercukur bersih. Tren ini bahkan membuat sebagian anak laki-laki harus menjalani proses keriting rambut atau perm demi mendapatkan bentuk yang diinginkan.
Biaya untuk mendapatkan gaya rambut impian tersebut juga tergolong fantastis bagi ukuran anak-anak. Tarif potong rambut di tempat Edgar Hernandez berkisar antara 105 dolar hingga 150 dolar untuk transformasi menyeluruh, yang menunjukkan tingginya pergeseran budaya perawatan diri pada anak laki-laki saat ini.
Sebagaimana dilaporkan oleh Business of Fashion, fenomena ini menandakan bahwa kepedulian terhadap penampilan tidak lagi didominasi oleh anak perempuan melalui tren kecantikan, melainkan mulai diimbangi oleh budaya grooming di kalangan remaja laki-laki yang semakin sadar merek dan gaya.