Proses transfer Vinicius Junior dari Real Madrid ke Arsenal diprediksi bakal segera rampung dalam waktu dekat apabila tidak ada intervensi tegas dari sang juru taktik anyar Los Blancos. Ketertarikan mendalam dari kubu The Gunners muncul tatkala kontrak penyerang asal Brasil tersebut hanya menyisakan durasi 12 bulan di ibu kota Spanyol.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Klub London Utara bergerak agresif memanfaatkan situasi alotnya negosiasi perpanjangan kontrak sang pemain bintang bersama manajemen El Real. Mikel Arteta berambisi besar menghadirkan pengalaman juara Liga Champions milik Vinicius untuk mendongkrak daya gedor lini depan Arsenal agar mampu berbicara banyak di level domestik maupun Eropa.
Mendengar gelagat kepindahan tersebut, Jose Mourinho langsung mengambil langkah taktis dengan mengajak sang winger berbicara secara pribadi empat mata. Mengutip laporan dari Sport Witness, pelatih berkebangsaan Portugal ini menanyakan kembali komitmen serta memori emosional yang telah dirajut sang penyerang selama berkarier di Spanyol.
"Vini, ke mana kamu ingin pergi? Kamu hanya pernah di Brasil dan kamu hanya mengenal Real Madrid. Ketika kamu pergi, kamu akan tahu apa itu Real Madrid. Jangan pergi, itu tidak sepadan," demikian petikan kalimat persuasif yang dilontarkan Mourinho kepada sang pemain.
Berdasarkan analisis Redaksi, pendekatan psikologis serta pemaparan visi jangka panjang yang solid dari Mourinho menjadi faktor kunci keraguan Vinicius terhadap pinangan Arsenal. Penyerang berusia 26 tahun itu akhirnya memilih menepis godaan Premier League dan menandatangani ikatan kerja jangka panjang berdurasi enam tahun di Santiago Bernabeu hingga 2032 mendatang.
Bagi kubu Emirates Stadium, kegagalan mengamankan tanda tangan sang bintang menjadi pukulan telak dalam ambisi memperkuat skuad secara instan. Di sisi lain, Real Madrid sukses mengamankan aset paling berharga mereka berkat sentuhan magis serta kepiawaian manajerial seorang Jose Mourinho di bursa transfer.