Sinyal Pertemuan Donald Trump dan Benjamin Netanyahu di Washington
Rencana kunjungan ini menjadi momen perdana bagi Benjamin Netanyahu ke Amerika Serikat sejak pecahnya perang sekutu AS-Israel melawan Iran. Dalam wawancara singkat dengan Axios, Trump mengungkapkan bahwa Netanyahu sendiri yang meminta pertemuan tersebut, yang diperkirakan berlangsung setelah Trump kembali dari KTT NATO di Ankara, Turkiye.
Kendati demikian, pertemuan ini digelar di tengah keretakan hubungan kedua pemimpin yang mulai terekspos ke publik. Israel menentang upaya gencatan senjata dengan Iran yang diinisiasi pemerintahan Trump, sementara Trump mengkritik keras serangan berkelanjutan Israel ke Lebanon karena dinilai dapat merusak kesepakatan damai.
Read Also
Jajak pendapat terbaru dari Quinnipiac University menunjukkan kekecewaan publik AS, di mana 60 persen pemilih menganggap perang melawan Iran tidak sepadan dan 48 persen menilai AS terlalu mendukung Israel. Ketegangan ini juga berdampak pada penurunan elektabilitas Trump menjelang pemilu sela Kongres pada November mendatang.
Jika kunjungan ini terealisasi, ini akan menjadi lawatan ketujuh Netanyahu ke AS pada masa jabatan kedua Trump. Hubungan kedua negara tetap berjalan tanpa perubahan kebijakan yang signifikan, meskipun Netanyahu saat ini berstatus sebagai buron Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas dugaan kejahatan perang.