Stella Juva resmi diperkenalkan sebagai ambulans bertenaga surya pertama di dunia yang dirancang khusus untuk membawa layanan kesehatan langsung ke wilayah terpencil. Berdasarkan laporan Kabayan News, kendaraan inovatif ini dikembangkan oleh 23 mahasiswa dari Eindhoven University of Technology di Belanda untuk mengatasi krisis akses fasilitas medis.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Banyak komunitas di berbagai belahan dunia masih kesulitan mendapatkan akses kesehatan akibat minimnya pasokan listrik dan infrastruktur jalan yang buruk. Mengutip data Organisasi Kesehatan Dunia, sekitar satu miliar orang bergantung pada fasilitas kesehatan tanpa pasokan listrik andal, sehingga kehadiran Stella Juva menjadi solusi revolusioner.
Bagian atap kendaraan ditutupi sel surya efisiensi tinggi buatan AIKO menggunakan teknologi All Back Contact yang memaksimalkan penyerapan cahaya matahari. Analisis Kabayan News menunjukkan bahwa desain tersebut memungkinkan kendaraan menempuh jarak jauh sekaligus mengisi daya baterai lithium 50-kWh untuk kebutuhan alat medis.
Kendaraan ini memiliki bobot ringan sekitar 1.350 kilogram berkat penggunaan material komposit serat karbon pada sasis dan bodinya. Menurut pengamatan Kabayan News, struktur aerodinamis berbentuk tetesan air mata membantu memaksimalkan efisiensi energi selama perjalanan menuju lokasi tujuan.
Kabin medis di bagian belakang dilengkapi pengatur suhu serta lemari pendingin untuk menyimpan vaksin dan obat-obatan tetap aman di tengah cuaca panas. Pengujian dunia nyata untuk kendaraan canggih ini dijadwalkan mulai berlangsung di wilayah Kenya guna menguji ketahanannya di medan berat.