vietnam reformasi hukum teknologi ai

Vietnam Reformasi Hukum: Adopsi AI untuk Tinjau Regulasi

Indonesia-Vietnam 2026-07-04 vietnam

Wakil Perdana Menteri Vietnam Le Tien Chau memimpin rapat besar untuk merombak total sistem hukum nasional dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.

Wakil Perdana Menteri Le Tien Chau memimpin rapat reformasi hukum.

Wakil Perdana Menteri Le Tien Chau memimpin rapat reformasi hukum.

Modernisasi Sistem Hukum Lewat Integrasi Teknologi Digital

Pemerintah Vietnam mengambil langkah progresif dalam memodernisasi sistem tata kelola negaranya melalui perombakan total sistem hukum nasional. Dalam rapat koordinasi terbaru, Wakil Perdana Menteri Le Tien Chau menegaskan bahwa jajaran menteri dan lembaga terkait harus melipatgandakan komitmen mereka. Langkah ini diambil guna menyelaraskan regulasi demi mendukung pertumbuhan dan stabilitas negara yang menjadi fokus utama jajaran elit politik setempat.

Salah satu poin krusial dalam agenda reformasi ini adalah instruksi restrukturisasi Komite Pengarah Hukum agar fungsi dan tugasnya lebih relevan dengan tantangan zaman. Pemerintah juga mengumumkan integrasi teknologi mutakhir ke dalam sistem birokrasi mereka. Kementerian Sains dan Teknologi Vietnam didesak untuk segera merumuskan panduan konkret mengenai penerapan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) guna membantu proses peninjauan regulasi secara massal.

Agar proyek ambisius ini berjalan tanpa hambatan teknis, aspek finansial menjadi perhatian utama yang dikawal ketat oleh otoritas fiskal. Kementerian Keuangan Vietnam diinstruksikan untuk memantau langsung alokasi anggaran dan memastikan tidak ada keterlambatan penyerapan dana yang dapat mengganggu jalannya program. Chau mengingatkan bahwa kendala anggaran tidak boleh menjadi alasan melambatnya reformasi yang sedang berjalan ini.

Sementara itu, Kementerian Kehakiman ditunjuk sebagai poros utama yang memegang peran koordinasi, pemantauan, dan penyusunan panduan bagi kementerian lain serta pemerintah daerah. Kendati demikian, Chau menekankan bahwa peran kementerian pusat tetap sebagai fasilitator, sehingga setiap instansi sektoral dan daerah wajib memikul tanggung jawab penuh atas akurasi serta pembaruan data hukum di wilayah masing-masing.

vietnam reformasi hukum teknologi ai regulasi asia tenggara pemerintahan
N

Mujiono Supriadi

Jurnalis Ekonomi & Bisnis - Indonesia-Vietnam

Jurnalis ekonomi yang fokus meliputi perkembangan bisnis, investasi, dan perdagangan antara Indonesia dan Vietnam serta kawasan Asia.