Perlawanan Sengit Tanjung Verde Kejutkan Sang Juara Bertahan
Langkah Argentina di fase gugur Piala Dunia 2026 ternyata tidak semulus yang dibayangkan banyak orang. Bertanding di Miami Stadium, tim Tango dipaksa memeras keringat lebih dalam oleh Tanjung Verde sebelum akhirnya mengunci tiket kelolosan secara dramatis melalui babak perpanjangan waktu.
Dua kali keunggulan La Albiceleste selalu berhasil disamakan oleh performa disiplin Tanjung Verde. Gol pembuka dari sang kapten Lionel Messi mampu dibalas oleh Deroy Duarte, sementara gol kedua yang dilesakkan oleh Lisandro Martinez kembali disamakan melalui aksi Sidny Lopes Cabral, hingga akhirnya gol bunuh diri Diney Borges di menit ke-111 menjadi penentu kemenangan.
Read Also
"Pertandingan yang sulit sekali, lebih sulit dari yang kami perkirakan. Mereka sangat disiplin, punya senjata sendiri, bermain intens, dan menghantam kami. Kami memang memperkirakan bakal menderita, dan kami menderita, tapi ini kemenangan penting," ujar megabintang Inter Miami tersebut seperti dikutip dari Reuters.
Strategi pelatih Lionel Scaloni yang mendominasi penguasaan bola sempat diredam oleh solidnya lini pertahanan lawan yang jeli mengincar kelemahan Argentina di sektor sayap. Hasil ini menjadi alarm bagi sang juara bertahan untuk segera membenahi koordinasi lini belakang sebelum menghadapi lawan yang lebih tangguh di babak 16 besar.